jump to navigation

Serangan Tikus Rugikan Miliaran Rupiah Mei 14, 2008

Posted by tricyra in pertanian dan peternakan.
trackback

Selama kurun waktu tiga bulan sejak Januari hingga Maret, Kabupaten Magelang mengalami kerugian mencapai Rp 2.700.000.000,- akibat serangan hama tikus dan puso di areal sawah seluas 794,1 ha. Bahkan di Kecamatan Candimulyo, sudah 1 tahun ini petani mengalami gagal panen.

“Apabila keadaan itu tidak ditangani secara serius dikhawatirkan akan mengancam ketahanan pangan masyarakat Magelang,” demikian dikatakan Assisten Pemerintahan dan Pembangunan yang juga ketua Satpel Bimas, Suharno dalam pencanangan gerakan pengendalian hama tikus di Balai Desa Tampir Kulon Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, Senin (16/4).

Di desa Tampir Kulon, lapor Suharno, dari areal seluas 120 ha yang terserang 1 ha dan terancam 50 ha, Tampir Wetan dari 44 ha terserang 1 ha terancam 2 ha dan desa Podosoko dari 47 ha terserang 2 ha dan terancam 10 ha. Karena kondisi yang demikian, masyarakat ke 3 desa mengambil inisiatif membasmi tikus dengan cara di karbit dan diberi belerang. Biaya pembelian pembasmi tikus juga merupakan hasil swadaya dari masayrakat setempat.

Bupati Magelang Drs H Hasyim Afandi yang mencanangkan gerakan itu menegaskan, gerakan pengendalian hama tikus tidak boleh berhenti. Sebab, binatang pengerat ini populasinya sangat cepat. Oleh karenanya, bupati menginstruksikan kepada seluruh camat se kabupaten Magelang untuk mengadakan gerakan pembasmian hama tikus sehingga pengendalian dapat dilakukan secara serempak dan sedini mungkin.

Bupati juga minta pada aparat penyuluh serta pakar pertanian untuk mempelajari sifat-sifat hakiki tikus dan diharapkan dapat memberantas dengan cara pengalihan obyek lain. Sebab diduga tanaman yang diserang belum tentu di makan namun hanya dikerat saja.

Lebih jauh dikatakan, 80 persen masyarakat kabupaten Magelang bergatung pada pertanian. Hanya sayangnya, sampai saat ini petani masih belum diuntungkan karena beberapa sebab. Itu sebabnya harus ada pemahaman dalam meningkatkan kesejahteraan dengan cara mencari solusi yang tepat misal saat panen harga bisa tinggi. Petani juga dihimbau untuk terus menguasai pangsa pasar. (tie) 

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: